Menu

Polres Nganjuk Salurkan 5 Ton Beras Murah SPHP ke Tiga Kecamatan, Habis Terjual dalam Sehari

November 19, 2025

Publikasiterkini.com // Nganjuk – Polres Nganjuk menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan menyalurkan 5.000 kilogram beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada masyarakat di tiga kecamatan, yaitu Patianrowo, Lengkong, dan Jatikalen, pada Selasa (18/11/2025).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai ini merupakan kerja sama Polres Nganjuk dengan Bulog untuk menjaga stabilitas harga pangan jelang akhir tahun, di saat harga sembako rawan melonjak.

Kapolres Nganjuk, AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M., mengatakan, program ini adalah wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Kami berkomitmen menghadirkan program yang langsung berdampak kepada warga. Penyaluran beras SPHP ini diharapkan membantu memenuhi kebutuhan pangan sekaligus menekan laju kenaikan harga beras di pasaran,” ujarnya.

Rincian penyaluran:

– Polsek Patianrowo: 1.500 kg (300 pack)

– Polsek Lengkong: 2.000 kg (400 pack)

– Polsek Jatikalen: 1.500 kg (300 pack)

Setiap pack berisi 5 kg beras SPHP dijual dengan harga Rp57.000, jauh di bawah harga pasar. Seluruh stok habis terjual pada hari yang sama karena tingginya antusiasme warga.

Baca Juga :  Polda Jatim Ungkap Dugaan Pembunuhan Berencana Dua Korban di Madiun, Satu Tersangka Diamankan

Kasat Binmas Polres Nganjuk, AKP Syukur Efendi, yang memimpin pelaksanaan kegiatan menyatakan, “Alhamdulillah berjalan lancar, aman, dan tertib. Masyarakat sangat terbantu karena mendapatkan beras berkualitas dengan harga terjangkau. Distribusi kami pastikan merata,” ungkapnya.

Penjualan digelar di mako polsek masing-masing serta titik-titik keramaian kecamatan. Petugas kepolisian bersama perangkat kecamatan turut mengawal kelancaran dan ketertiban antrean.

Kapolres kembali menegaskan bahwa program serupa akan terus didukung dan diharapkan dapat berlanjut agar semakin banyak warga yang merasakan manfaatnya.

“Dengan GPM ini, kami ingin memastikan pangan pokok tetap tersedia dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat Nganjuk,” tutup AKBP Henri Noveri Santoso.

(Shofa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode