Menu

Antisipasi Banjir dan Longsor, Polres Madiun Bentuk Tim Tangguh Bencana

November 4, 2025

Publikasiterkini.com // Madiun – Polres Madiun Polda Jawa Timur menyiapkan puluhan personel tangguh bencana untuk menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di wilayah Kabupaten Madiun. Kesiapsiagaan ini ditandai dengan pelaksanaan Apel Kesiapan Tanggap Bencana yang dipimpin langsung oleh Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara di Lapangan Tri Brata Mapolres Madiun, Senin (3/11/2025).

Dalam arahannya, AKBP Kemas menegaskan bahwa apel tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata komitmen bersama dalam melindungi dan melayani masyarakat, terutama saat terjadi bencana alam.

“Apel kesiapan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wujud nyata komitmen bersama untuk melindungi dan melayani masyarakat, terutama dalam menghadapi situasi darurat bencana,” tegasnya.

Apel diikuti oleh berbagai unsur instansi terkait, di antaranya Wakapolres Madiun Kompol Mukhamad Lutfi, Pasiops Kodim 0803 Madiun, Kasatpol PP Kabupaten Madiun, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, para Pejabat Utama Polres, serta para Kapolsek jajaran.

Kapolres Madiun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta apel yang hadir dengan penuh semangat dan tanggung jawab. Ia menegaskan pentingnya kesiapan personel, sarana, dan prasarana tanggap bencana agar dapat bergerak cepat dan terkoordinasi jika terjadi bencana.

Baca Juga :  Polres Tanjung Perak Gelar Operasi Patuh Semeru 2026, Kedepankan Pendekatan Humanis

“Melalui apel ini, kita memastikan bahwa personel, peralatan, dan sarana pendukung berada dalam kondisi siap,” ujarnya.

AKBP Kemas juga menyoroti meningkatnya potensi bencana hidrometeorologi di masa pancaroba, seperti banjir, angin kencang, dan tanah longsor. Beberapa wilayah di Kabupaten Madiun disebut telah terdampak, antara lain banjir di Pilangkenceng, Saradan, Wonoasri, Balerejo, dan Wungu; tanah longsor di Kare, Dagangan, dan Gemarang; serta angin puting beliung di Pilangkenceng, Mejayan, dan Wonoasri.

Menghadapi kondisi tersebut, Kapolres menekankan pentingnya sinergitas antarinstansi dalam memperkuat sistem tanggap darurat dan mempercepat penyampaian informasi maupun peringatan dini.

“Perkuat koordinasi, pastikan informasi dan peringatan dini tersampaikan cepat dan tepat,” tegasnya.

Selain itu, ia juga meminta seluruh personel untuk terus meningkatkan kemampuan, menyiapkan peralatan pendukung, serta memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih siap dalam menghadapi bencana.

“Ingat, kekuatan Kabupaten Madiun tidak hanya terletak pada instansi dan perlengkapannya, tetapi juga pada semangat gotong royong, kepedulian, dan kebersamaan seluruh masyarakat,” pungkasnya.

Dengan sinergi dan kesiapan bersama ini, Polres Madiun berharap mampu menghadapi setiap potensi bencana dengan cepat, tepat, dan terkoordinasi, demi keselamatan serta kenyamanan masyarakat Kabupaten Madiun.

Baca Juga :  Polisi Peduli Pendidikan: Kapolres Bojonegoro Ajak Santri Al-Fatimah Jauhi Judol dan Bullying

(Pimred)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode