Menu

Jelang Pelantikan Serentak, Sekjen GBRAN Beri Peringatan Keras: “Jangan Jadi Oportunis dan Penjilat!”

Agustus 4, 2026
1/1

Publikasiterkini.com° Jakarta _ Menjelang agenda besar pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Berani Nusantara (GBRAN) se-Indonesia yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 8 Agustus mendatang, internal organisasi tersebut memanas lewat arahan tegas dari jajaran pimpinan pusat.

​Sekretaris Jenderal GBRAN, Jati Erna Sahara—yang akrab disapa Dije—memberikan instruksi menohok kepada seluruh jajaran organisasi, mulai dari tingkat pusat hingga ke tingkat ranting. Ia menekankan pentingnya membangun kualitas sumber daya manusia (SDM) yang berintegritas tinggi, berdedikasi, serta menjaga soliditas tanpa pamrih.

​”Nasihat saya untuk semua anggota GBRAN: jangan jadi oportunis dan jangan jadi penjilat!” tegas Dije dalam keterangannya, Senin (3/8/2026).

​Murni Mandiri: “Kami Bukan Ormas Preman”

​Selain menyentil mentalitas para kader, Dije juga menggarisbawahi komitmen kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) yang menolak keras praktik pemungutan sumbangan liar demi menjaga nama baik lembaga. Ia menegaskan bahwa DPP sedang bekerja keras untuk kemajuan seluruh anggota tanpa membebankan finansial kepada jajaran di daerah.

​”DPP sedang kerja keras untuk kebaikan teman-teman semua. DPP tidak meminta bantuan dana ke anggota dan pengurus. DPP hanya mau semuanya solid dan rela bekerja untuk rakyat,” ujar Dije.

Baca Juga :  Bid Log Polda Jatim Supervisi Ketat Kendaraan Operasional Polres Gresik

​Ia menambahkan bahwa sejak awal berdiri, GBRAN dirancang untuk berdiri di atas kaki sendiri (berdikari) tanpa bergantung pada kepentingan modal besar atau praktik penarikan dana yang merugikan image organisasi.

​”Sejak awal kami bukan ormas pengumpul donasi dan terafiliasi dengan oligarki. Kami bukan ormas preman yang pemungut sumbangan. Tetapi DPP tidak melarang sumbangan untuk sesama pengurus, selama hal itu untuk menjalankan program-program,” ungkapnya.

​Perkuat Mental dan Spiritualitas

​Tak hanya menuntut kerja keras fisik dan mental di lapangan, Sekjen GBRAN ini juga mengingatkan seluruh lini pengurus untuk tidak melupakan kekuatan spiritualitas demi melancarkan seluruh program kerja organisasi di penjuru tanah air.

​Momen pelantikan serentak pada 8 Agustus 2026 di Jakarta dipandang sebagai tonggak penting bagi GBRAN. Arahan tegas ini diharapkan menjadi alarm pengingat bagi seluruh kader agar tetap memegang teguh prinsip pengabdian murni kepada masyarakat, menjaga integritas, dan menjauhi mentalitas pemburu kekuasaan.

(Gbran SBY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode