Menu

Bambang Haryo Nilai Pengembangan Dermaga Pototano Kunci Kelancaran Logistik NTB

Juni 29, 2026

LOMBOK TIMUR – Anggota Komisi V DPR RI Bambang Haryo Soekartono menilai pembangunan infrastruktur pelabuhan, khususnya penambahan dermaga di Pelabuhan Pototano, menjadi langkah strategis untuk memperlancar arus logistik dan meningkatkan kualitas layanan penyeberangan di lintasan Kayangan–Pototano.

Saat meninjau Pelabuhan Kayangan, Sabtu (27/6/2026), Bambang menyampaikan bahwa kapasitas layanan penyeberangan saat ini belum mampu mengimbangi jumlah armada yang tersedia. Dari sekitar 28 kapal ferry yang siap beroperasi, hanya delapan kapal yang dapat melayani penyeberangan setiap hari karena keterbatasan dermaga.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat pelayanan transportasi laut belum berjalan optimal. Selain mengurangi produktivitas armada, keterbatasan fasilitas juga berpotensi menimbulkan antrean kendaraan ketika terjadi lonjakan arus penyeberangan.

“Harusnya kapasitas operasional bisa lebih besar. Tapi karena keterbatasan dermaga, banyak kapal belum bisa digunakan secara optimal,” ujar Bambang.

Ia menjelaskan, pembangunan dermaga tambahan akan mempercepat proses sandar kapal, memperlancar bongkar muat kendaraan, sekaligus meningkatkan frekuensi pelayaran. Dampaknya tidak hanya dirasakan pengguna jasa penyeberangan, tetapi juga sektor perdagangan dan distribusi logistik antarpulau.

Bambang turut mengapresiasi langkah pemerintah daerah yang mulai menyiapkan dukungan anggaran untuk pengembangan fasilitas pelabuhan. Menurutnya, peningkatan infrastruktur transportasi merupakan investasi penting guna memperkuat konektivitas ekonomi antara Nusa Tenggara Barat dengan wilayah lainnya.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Polsek Kedungjajang Dampingi Petani Perkuat Ketahanan Pangan

“Kalau dermaga bertambah, pergerakan kapal akan lebih lancar dan pelayanan kepada masyarakat juga meningkat,” tegasnya.

Ia berharap pemerintah pusat segera mempercepat realisasi pembangunan dermaga ketiga di Pelabuhan Pototano. Dengan infrastruktur yang lebih memadai, layanan penyeberangan di lintasan Kayangan–Pototano diharapkan semakin efisien, aman, dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi serta pemerataan pembangunan di kawasan timur Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode