Publikasiterkini.com° Sampang _ Momen sakral 10 Muharram 1448 Hijriyah yang dikenal sebagai “Lebaran Anak Yatim” menjadi panggung hangat bagi Polsek Omben jajaran Polres Sampang. Tak sekadar menjaga keamanan, aparat penegak hukum ini memilih turun langsung untuk memeluk dan berbagi kebahagiaan bersama puluhan anak yatim pada Kamis (25/6/2026) sore.
Suasana haru sekaligus bahagia menyelimuti jalannya bakti sosial (baksos) tersebut. Sebanyak 30 anak yatim yang hadir tampak tersenyum lebar saat menerima santunan langsung dari korps berseragam cokelat ini.
Bukan Hanya Pelindung Hukum, Tapi Orang Tua Asuh
Kapolsek Omben, Iptu Sujinarto, memimpin langsung aksi humanis ini. Didampingi sejumlah anggotanya, ia menyerahkan santunan satu per satu dengan penuh kehangatan, seolah menghapus sekat antara polisi dan masyarakat.
“Hari Asyura atau 10 Muharram adalah lebarannya anak yatim. Kami ingin memastikan mereka merasakan kebahagiaan yang sama dengan anak-anak lainnya,” ujar Iptu Sujinarto di sela-sela kegiatan.
Sujinarto menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah-tengah anak-anak ini memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar tugas kedinasan.
“Polri hadir bukan hanya sebagai pelindung hukum, akan tetapi juga sebagai orang tua asuh yang siap merangkul dan memberikan dukungan moril. Menyayangi anak yatim adalah amanah agama sekaligus tanggung jawab sosial yang harus terus dirawat oleh setiap anggota Polri,” imbuhnya secara mendalam.
Masa Depan dan Ketukan Hati untuk Sesama
Bagi Sujinarto, kehilangan sosok orang tua bukanlah akhir dari segalanya bagi anak-anak tersebut. Ia optimis masa depan cerah tetap menanti mereka jika seluruh elemen masyarakat mau peduli.
“Anak-anak ini adalah masa depan kita. Kehilangan orang tua bukan berarti mereka kehilangan masa depan,” tuturnya puitis.
Melalui aksi ini, Polsek Omben juga berharap bisa memantik kesadaran masyarakat luas, khususnya mereka yang memiliki kelapangan rezeki, untuk mengulurkan tangan dan saling membantu sesama.
Menjemput Kedamaian Lewat Doa Anak Yatim
Lebih dari sekadar aksi sosial, Iptu Sujinarto meyakini ada kekuatan spiritual yang besar di balik senyuman anak-anak yatim. Doa tulus mereka diharapkan menjadi berkah tersembunyi bagi keamanan wilayah Sampang, khususnya di Omben.
“Doa dari anak-anak yatim memiliki kekuatan spiritual yang luar biasa. Melalui doa dari anak-anak kita ini, kami berharap wilayah hukum Polsek Omben selalu diberikan kedamaian, aman, dan kondusif,” pungkasnya.
Aksi humanis Polsek Omben ini menjadi bukti nyata bahwa di balik seragam tegas kepolisian, ada hati yang hangat dan siap merangkul masyarakat yang membutuhkan.
(Basri)


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini