Menu

Pria 41 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Driyorejo, Tidak Ada Tanda Kekerasan

Juni 26, 2026

Publikasiterkini.com° Gresik _ Seorang pria berinisial M. KLI (41), warga Desa Blado Kulon, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam kamar kosnya.

Peristiwa memilukan ini terjadi di hunian Kos Hari, Desa Kesambenwetan, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik. Jasad korban pertama kali ditemukan oleh rekan kerjanya yang curiga lantaran tidak ada respons sama sekali dari dalam kamar saat hendak diajak berangkat bekerja bersama.

Kapolsek Driyorejo, Kompol Gatot Setyo Budi, menjelaskan bahwa kronologi penemuan jasad korban bermula dari kecurigaan tetangga kamar kos korban yang juga merupakan rekan kerjanya, yakni M. Sodik Alami Bowo.

Saksi sempat berupaya membangunkan korban pada pagi hari sekitar pukul 05.00 WIB dengan mengetuk pintu kamar kosnya, namun ketukan tersebut sama sekali tidak membuahkan jawaban.

Dua jam berselang atau sekitar pukul 07.00 WIB, saksi kembali mendatangi kamar korban dan melakukan hal yang sama.

Karena tetap tidak mendapatkan respons, saksi yang mulai waswas akhirnya berinisiatif memanjat ke atas plafon bangunan guna mengintip situasi di dalam kamar. Dari celah atas tersebut, saksi terkejut melihat korban sudah dalam posisi telungkup kaku di atas tempat tidur.

Baca Juga :  Redam Polemik Ijazah, Dikbud Sidoarjo dan FPPI Sukses Mediasi SMP 10 Nopember dengan Wali Murid

“Saksi kemudian naik ke atas plafon untuk melihat kondisi di dalam kamar dan mendapati korban dalam posisi telungkup di tempat tidur. Setelah memanggil korban beberapa kali tanpa respons, saksi bersama warga membuka akses masuk ke kamar dan mendapati korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa,” urai Kompol Gatot Setyo Budi memaparkan kronologi penemuan, Jumat (26/6).

Melihat kondisi tersebut, warga sekitar langsung bergerak cepat menghubungi pihak kepala desa setempat serta petugas medis dari Puskesmas Driyorejo untuk melakukan pemeriksaan awal di lokasi kejadian.

Personel kepolisian dari Polsek Driyorejo yang tiba di tempat kejadian perkara (TKP) juga langsung melakukan sterilisasi area dan olah TKP secara mendalam.

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar yang dilakukan secara saksama oleh tim medis bersama kepolisian, petugas memastikan bahwa tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas kekerasan fisik atau penganiayaan pada sekujur tubuh korban. Kepastian penyebab kematian korban pun mulai menemui titik terang setelah petugas memeriksa riwayat medis serta kondisi kamar korban.{rg}

 

Shofa•

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode