Publikasiterkini.com° LUMAJANG – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Resor (Polres) Lumajang menggelar aksi sosial kemasyarakatan berupa kegiatan bhakti religi secara serentak di sejumlah tempat ibadah. Salah satu titik fokus aksi ini berlangsung di Pura Mandara Giri Semeru Agung, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, pada Jumat (19/6).
Puluhan personel Polres Lumajang diterjunkan untuk bahu-membahu bersama pengurus pura dan masyarakat setempat. Mereka melakukan aksi bersih-bersih di area utama persembahyangan serta halaman luar. Tak hanya itu, Polres Lumajang juga menyerahkan bantuan sarana alat-alat kebersihan kepada pihak pengelola tempat ibadah.
Kapolres Lumajang melalui Kasubsi PIDM Sihumas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, S.H., menyatakan bahwa agenda ini merupakan wujud nyata kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kegiatan ini sekaligus bertujuan untuk mempererat hubungan emosional antara kepolisian dan warga.
“Kami ingin memastikan bahwa dalam menyambut Hari Bhayangkara ini, semangat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama di Lumajang tetap terjaga dengan baik,” ujar Ipda Suprapto saat dikonfirmasi di sela-sela kegiatan.
Ia menambahkan, pemilihan Pura Mandara Giri Semeru Agung didasari oleh nilai historis dan sosiologis tempat tersebut. Selama ini, Lumajang dikenal sebagai daerah yang memiliki harmoni sosial yang sangat kuat.
“Pura Mandara Giri Semeru Agung bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga simbol kerukunan yang kuat di Lumajang. Melalui aksi gotong royong ini, kami berharap sinergitas antara kepolisian, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat dapat semakin kokoh guna menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif,” imbuhnya.
Aksi simpatik ini mendapat respons positif dari pihak pengelola Pura Mandara Giri Semeru Agung. Mereka menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan kepedulian yang ditunjukkan oleh jajaran jajaran kepolisian.
Sebagai informasi, gerakan bhakti religi ini tidak hanya berpusat di pura tersebut. Di waktu yang bersamaan, Polres Lumajang juga menyebar anggotanya untuk melakukan aksi serupa di berbagai rumah ibadah lain di wilayah hukum Lumajang, meliputi masjid, gereja, hingga klenteng.
SOFI H


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini