Publikasiterkini.com° Surabaya – Apes dialami AM, 45, warga Jalan Kalianak Surabaya. Dia menjadi korban letusan peluru senapan angin yang hendak diservis di Jalan Gembong Tebasan, Genteng, Surabaya, Rabu (10/6) siang.
Akibatnya korban mengalami luka pada hidung dan dirawat di rumah sakit. Kasus tersebut ditangani Unit Reskrim Polsek Genteng. Terlapornya seorang pria berinisial T, 44, pemilik senapan angin asal Kwanyar, Bangkalan, Madura.
Kanitreskrim Polsek Genteng Iptu Vian Wijaya menjelaskan, insiden tersebut bermula saat T diminta tolong oleh rekannya di Mojokerto, membawa senapan angin rusak untuk diservis.
Terlapor dimintai tolong oleh temannya di Mojokerto, untuk membawa senapan angin laras panjang ke tukang servis di Surabaya. “Dikarenakan senapan angin tersebut macet atau tidak fungsi,” ujarnya, Kamis (11/6).
T sebenarnya sudah diberikan pesan oleh pemilik senapan angin agar berhati-hati saat membawa senapan karena di dalam senapan ada satu peluru yang belum meletus, karena pemicunya (trigger) macet.
Kebetulan, terlapor punya kenalan tukang servis di Surabaya. Terlapor lalu membawa senapan tersebut dengan cara diikat di samping sepeda motornya dalam perjalanan ke Surabaya. “T lalu menuju ke tukang servis kenalannya di Jalan Gembong Tebasan. Sesampainya di depan gang dekat lokasi servis senapan angin, T bertemu dengan petugas yang merupakan tukang servis senapan angin,” tuturnya.
Saat itu, lanjut Vian, posisi senapan masih terikat di samping sepeda motor dengan ujung laras menghadap depan searah sepeda motor. Selanjutnya T memberitahukan kepada petugas service mengenai kendala senapan angin.
“T menjelaskan kepada tukang servis bahwa pemicunya tidak bisa atau macet. Ditengah penjelasan kendala, T mempraktikkan dengan cara memasukkan jarinya dan menarik pemicu senapan tersebut. Ternyata pelatuknya bisa ditarik sampai peluru keluar dan mengenai orang lain,” tegasnya.
Mantan Kanitreskrim Polsek Bubutan itu menuturkan, korban yang saat itu sedang duduk di jarak lima meter dari posisi terlapor, terkena tembakan senapan angin yang mengenai bagian hidung korban.
SH/rs


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini