Menu

Pemancing 23 Tahun Tenggelam di Sungai Romokalisari Surabaya

Juni 8, 2026

Publikasiterkini.com° Surabaya _ LH, 23, seorang pemancing hilang tenggelam di sungai Jalan Romokalisari, Benowo, Surabaya, Senin (8/6) pagi. Korban merupakan warga setempat dan baru saja menggelar aqiqah untuk kelahiran anak keduanya pekan lalu.

Salah satu teman korban Risky, 27, mengatakan korban awalnya memancing di sungai sejak Senin pagi. Dia berada di bibir sungai tepat bawah jembatan rel kereta api (KA) Romokalisari. Apesnya, korban diduga terpeleset dan tercebur sungai Romokalisari.

“Karena nggak bisa berenang, saya turuni. Saya ikut nyebur juga nolongin Hakim itu tapi engga kuat,” ujarnya, Senin (8/6).

Risky mengaku saat itu arus sungai tidak terlalu deras. Namun dirinya juga tidak pandai berenang. Risky sudah berupaya meraih dan menolong korban. Korban juga sudah menekan tubuh Risky supaya bisa ke atas menyelamatkan diri.

Namun, korban tiba-tiba hanyut dan tenggelam. “Saya ditolong orang naik perahu itu tadi. Saya berangkat berdua,” tuturnya.

Ketua Tim Kerja Operasional BPBD Kota Surabaya Arif Sunandar mengungkapkan, berdasarkan keterangan saksi korban inisial H berangkat bersama temanya memancing di sungai bawah jembatan rel KA Romokalisari pukul 06.00.

Baca Juga :  Bakti Religi Hari Bhayangkara ke-80, Polres Jember Gelar Aksi Bersih-Bersih

Di bawah jembatan rel KA itu terdapat space atau tempat untuk digunakan mancing. “Korban H ini menurut saksi terpeleset kemudian jatuh sempat ditolong turun ke air. Namun temanya yang nolong tidak mampu,” bebernya.

Teman korban yang berupaya menolong kemudian diselamatkan nelayan setempat kebetulan membawa perahu perjalan pulang dari menjaring. Sementara korban LH hanyut dan hilang tenggelam.

Pihak BPBD usai menerima laporan dari warga mendatangi lokasi dan melakukan upaya pencarian korban. Pencarian melibatkan Tim Sar gabungan dilakukan dengan penyisiran menggunakan perahu dan penyelaman.

Pencarian difokuskan di titik lokasi dengan cara dilakukan penyelaman di area sekitar hingga jarak 10 sampai 20 meter. “Pencarian dilakukan hingga radius satu kilometer dari lokasi awal tenggelam. Kondisi arus di bawah cukup deras dan posisi air laut sedang pasang sehingga menjadi kendala kita (melakukan pencarian),” tegasnya.(*)

 

 

Redaksi•

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode