Publikasiterkini.com° Bandung _ Peristiwa tragis terjadi di Sungai Citarum, Kabupaten Bandung, Jumat (29/5). Dua siswa SMP berinisial DW, 13, dan AWH, 14, tenggelam saat berenang bersama dua temannya di aliran sungai yang memiliki kedalaman 4–8 meter.
Lokasi kejadian berada di perbatasan Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, dan Desa Sumbersari, Kecamatan Ciparay.
Anggota Rescue Disdamkar Kabupaten Bandung, Wawan Gunawan, mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 16.12 WIB.
“Pas sampai di TKP, memang kondisinya banyak warga dan aparat setempat turut berupaya melakukan pencarian. Pencarian dilakukan manual pakai perahu,” ujarnya.
Petugas gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, dan pemerintahan setempat langsung melakukan pencarian.
Korban pertama ditemukan sekitar pukul 17.00 WIB, sementara korban kedua ditemukan 20 menit kemudian dalam kondisi meninggal dunia.
“Setelah itu korban pertama atas nama Wildan ditemukan sekitar 17.00 WIB. Kemudian korban kedua atas nama Daarul sekitar jam 17.20 WIB dengan kondisi meninggal dunia,” jelas Wawan.
Kedua korban sempat dibawa ke RSUD Bedas Tegalluar sebelum akhirnya dipulangkan ke rumah duka masing-masing.
Kapolsek Ciparay, AKP Sugiharto Rudi Hartono, membenarkan penemuan dua korban tenggelam tersebut.
“Kedua korban tenggelam ditemukan perkiraan sekitar jam 17.00 WIB,” katanya.
Sugih menegaskan hasil pemeriksaan medis menyatakan kedua korban meninggal dunia akibat tenggelam.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas medis RS Bedas Tegalluar, kedua korban dinyatakan meninggal dunia akibat tenggelam,” pungkasnya.
Menurut keterangan saksi, keempat anak awalnya berenang bersama. Dua di antaranya berhasil menepi, sementara DW dan AWH diduga kehabisan tenaga sehingga tidak mampu mencapai tepi sungai.
Wawan menambahkan bahwa anak-anak tersebut memang kerap berenang di aliran Sungai Citarum.
“Anak-anaknya memang bisa berenang dan mereka itu teman sekolah. Suka berenang di situ juga,” ungkapnya.
Tragedi tenggelamnya dua siswa SMP di Sungai Citarum menjadi peringatan penting bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap bahaya sungai.
Meski terlihat aman, kedalaman dan arus sungai dapat memicu risiko fatal.(*)
Redaksi•


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini