Publikasi-terkini° Malang _ Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Perempuan Kelas IIA Malang tetap memiliki kesempatan untuk merawat diri sekaligus meningkatkan keterampilan di bidang kecantikan. Fasilitas tersebut dihadirkan melalui keberadaan Salon An Nisa, yang dikelola sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian di dalam lapas.
Salon An Nisa menjadi ruang khusus bagi WBP untuk merawat diri sekaligus menikmati quality time di tengah rutinitas pembinaan sehari-hari. Beragam layanan perawatan kecantikan tersedia, mulai dari potong rambut, smoothing, masker rambut, creambath, hingga lash lift. Seluruh fasilitas dikelola secara tertib, aman, dan nyaman sesuai dengan ketentuan lapas.
Selama menunggu maupun menjalani perawatan, WBP dapat bersantai, membaca buku, serta menikmati makanan ringan yang diperbolehkan. Suasana salon yang tertata rapi dan kondusif memberikan pengalaman berbeda bagi WBP dalam menjalani masa pembinaan.
Momen berada di salon ini tidak hanya berdampak pada penampilan, tetapi juga pada kondisi psikologis WBP. Quality time tersebut membantu menenangkan pikiran, meningkatkan rasa percaya diri, serta menciptakan suasana rileks yang berdampak positif bagi kesehatan mental.
“Pembinaan di lapas tidak hanya soal kedisiplinan, tetapi juga bagaimana kami menjaga kesehatan mental dan membekali WBP dengan keterampilan yang bermanfaat,” ujar pihak Lapas Perempuan Kelas IIA Malang, Sabtu (31/1/2026).
Melalui keberadaan Salon An Nisa, Lapas Perempuan Kelas IIA Malang menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang humanis dan bermakna. Program ini tidak hanya memenuhi kebutuhan perawatan diri WBP, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran keterampilan praktis di bidang salon dan kecantikan.
Diharapkan, pembinaan ini mampu meningkatkan rasa percaya diri WBP serta menjadi bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan untuk hidup mandiri dan produktif setelah kembali ke tengah masyarakat.
(Basri)


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini