Menu

Polisi Ungkap Identitas Korban Pembunuhan di Wonokusumo Jaya, Diduga Motif Asmara

Januari 20, 2026

Publikasiterkini.com° Surabaya – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelabuhan Tanjung Perak terus melakukan penyelidikan intensif terkait kasus pembunuhan yang terjadi di Jalan Wonokusumo Jaya, Kecamatan Semampir, Surabaya, (19/1/2026).

Terbaru, kepolisian berhasil mengungkap identitas korban serta kronologi awal kejadian berdasarkan keterangan sejumlah saksi yang telah diperiksa. Korban diketahui bernama Umar Faruq (32), warga Kedung Mangu 5, Sidotopo Wetan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari keterangan saksi, Faruq diduga tewas akibat persoalan asmara. Sumber kepolisian yang enggan disebutkan identitasnya menyampaikan bahwa motif sementara mengarah pada konflik hubungan pribadi korban.

“Informasi sementara karena persoalan asmara. Tapi masih terus didalami oleh teman-teman,” ujar sumber tersebut.

Disebutkan, Faruq diketahui menjalin hubungan asmara dengan seorang perempuan asal Lamongan. Perempuan tersebut mengaku berstatus janda dengan satu anak, namun belakangan diketahui belum resmi bercerai. Dugaan kuat, rasa cemburu dari pasangan perempuan itu memicu terjadinya aksi kekerasan terhadap korban.

“Informasinya karena masalah perempuan. Korban sering berkunjung ke rumah perempuan itu dan terjadi gesekan dengan pasangannya,” imbuh sumber.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, membenarkan bahwa pihaknya masih terus melakukan pendalaman kasus tersebut. Saat ini, fokus utama kepolisian adalah memburu para pelaku yang diduga berjumlah lebih dari lima orang.

Baca Juga :  Kapolres Lumajang dan Kasat Lantas Bersinergi Jaga Kelancaran Lalu Lintas di Simpang Suwandak

“Kami masih berupaya untuk memburu pelaku. Terkait motif dan lainnya, tentu informasi sekecil apa pun sangat berharga bagi kami, namun tetap perlu pembuktian lebih lanjut,” jelas Iptu Suroto saat dikonfirmasi.

Diketahui, Umar Faruq ditemukan dalam kondisi tewas bersimbah darah di depan sebuah kafe, Coffee Black, Jalan Wonokusumo Jaya. Berdasarkan hasil otopsi, korban mengalami sejumlah luka akibat penganiayaan, termasuk luka tusuk senjata tajam di bagian perut.

Hingga kini, kepolisian masih mengumpulkan alat bukti dan keterangan tambahan guna mengungkap secara tuntas kasus pembunuhan tersebut serta menyeret para pelaku ke hadapan hukum. (b)

 

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode