Publikasiterkini.com° Surabaya – Sebuah pohon tumbang akibat angin kencang menimpa pengendara sepeda motor di Jalan Insinyur Soekarno, Kota Surabaya, Jawa Timur, Selasa (13/1/2026).
Insiden tersebut mengakibatkan seorang penumpang motor mengalami luka di bagian kepala dan wajah, sementara kendaraan mengalami kerusakan cukup parah.
Pohon asem londo setinggi sekitar 8 meter dengan diameter kurang lebih 40 sentimeter yang berada di tepi jalan tiba-tiba tumbang saat korban melintas berboncengan menggunakan sepeda motor. Akibat kejadian itu, penumpang motor mengalami luka serius, sedangkan pengemudi dilaporkan selamat tanpa cedera.
Salah satu korban, Alwi, mengatakan peristiwa tersebut terjadi secara mendadak ketika angin kencang melanda kawasan tersebut.
“Kayaknya karena angin kencang, enggak kelihatan ada apa-apa, tiba-tiba langsung tumbang,” ujar Alwi di lokasi kejadian.
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan. Pohon yang menutup sebagian badan jalan langsung dipotong dan dievakuasi guna mengurai kemacetan lalu lintas.
Petugas BPBD Kota Surabaya, Faruq Arya, membenarkan adanya insiden pohon tumbang yang menimpa pengendara sepeda motor tersebut.
“Ada pohon tumbang yang menimpa pengendara sepeda motor. Korban mengalami luka dan langsung kami rujuk ke rumah sakit. Ini pohon asem londo dengan tinggi sekitar 8 meter dan diameter 40 sentimeter,” jelas Faruq.
Menurutnya, selain faktor angin kencang, pohon tersebut diduga sudah dalam kondisi rapuh sehingga mudah tumbang. Setelah mendapatkan penanganan awal di lokasi, korban yang terluka langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan.
Akibat peristiwa tersebut, arus lalu lintas di Jalan Insinyur Soekarno sempat mengalami kemacetan karena sebagian jalan tertutup batang pohon.
BPBD Kota Surabaya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat terjadi cuaca ekstrem seperti angin kencang, serta menghindari berteduh atau melintas di bawah pohon-pohon besar yang rawan tumbang. (iN)
(Redaksi)


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini