Publikasiterkini.com° Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban meninggal dunia akibat rangkaian bencana alam di wilayah Sumatra bertambah menjadi 1.182 orang hingga Jumat (9/1/2026). Selain itu, sebanyak 145 orang lainnya masih dinyatakan hilang.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan penambahan jumlah korban tewas berasal dari temuan empat jenazah dalam dua hari terakhir.
Satu korban ditemukan di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, sementara tiga lainnya ditemukan di wilayah Sumatra Utara, masing-masing dua korban di Kabupaten Langkat dan satu korban di Kabupaten Tapanuli Tengah.
“Sehingga ini menambah jumlah total korban jiwa bencana di Sumatra yang meninggal dunia menjadi 1.182 jiwa,” ujar Abdul Muhari dalam keterangan resminya, Jumat (9/1/2026).
Sementara itu, BNPB mencatat jumlah korban yang masih berstatus hilang mencapai 145 orang. Rinciannya, sebanyak 31 orang hilang di Aceh, 42 orang di Sumatra Utara, dan 72 orang di Sumatra Barat.
“Kemudian untuk korban hilang ini sudah kita terus validasi dan sesuaikan. Per hari ini jumlahnya menjadi 145 jiwa,” jelasnya.
Adapun rincian data korban terdampak bencana per Jumat (9/1/2026) adalah sebagai berikut:
Aceh
Meninggal dunia: 544 orang
Hilang: 31 orang
Mengungsi: 214.084 orang
Meninggal dunia: 374 orang hilang: 42 orang
Mengungsi: 13.689 orang
Sumatra Utara
Meninggal dunia: 264 orang
Hilang: 72 orang
Mengungsi: 10.854 orang
BNPB bersama tim gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, relawan, dan pemerintah daerah terus melakukan upaya pencarian korban hilang serta penanganan peng/compiler pengungsi di wilayah terdampak bencana.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana susulan mengingat kondisi cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Sumatra. (iN)
(Redaksi)


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini