Menu

DPRD Optimistis Program Pesona Buaya Bakal Dongkrak Sektor Ekonomi di Surabaya

Januari 8, 2026

Publikasiterkini.com° Surabaya – Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Budi Leksono mengapresiasi langkah Pemkot Surabaya terkait komitmen untuk mempermudah izin usaha. Langkah ini diyakininya bakal mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Diketahui, Pemkot saat ini menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat, lebih ramah, dan benar-benar menyentuh kebutuhan warga melalui kegiatan bertajuk Pesona Buaya (Pendampingan, Sinergi dan Sosialisasi Perizinan Berusaha untuk UMK Surabaya).

“Program ini merupakan hasil gagasan dan inisiatif Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya, yang disinergikan dengan DPMPTSP Kota Surabaya sebagai bentuk komitmen bersama untuk mendekatkan pelayanan perizinan langsung ke tengah masyarakat. Ini program mantap,” ujar Budi, Kamis (8/1/2026)

Menurut legislator akrab disapa Buleks ini, gebrakan yang dilakukan Pemkot melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) perlu didukung.

“Program ini lahir sebagai respon atas berbagai tantangan yang dihadapi pelaku UMK, terutama setelah diberlakukannya sistem perizinan berusaha berbasis risiko (OSS RBA) yang masih dirasakan rumit oleh sebagian masyarakat,” kata Buleks.

Melalui Pesona Buaya, lanjutnya, pendekatan pelayanan diubah secara mendasar, perizinan yang identik harus datang ke kantor dan proses yang membingungkan, kini pelayanan dilakukan dengan pendekatan jemput bola.

Baca Juga :  Polantas Menyapa: Polres Probolinggo Intensifkan Edukasi Keselamatan Berkendara

“Program ini berangkat dari aspirasi warga. Banyak pelaku UMK ingin taat aturan, tapi takut salah dan bingung harus mulai dari mana. Serta ketakutan akan biaya utnuk pengurusan perizinan. Karena itu, kami ingin hadir langsung bersama pemerintah kota untuk mendampingi dan memastikan masyarakat benar-benar terbantu,” pungkasnya.

Ia memastikan, dalam setiap kegiatan Pesona Buaya, masyarakat mendapatkan layanan pendampingan pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi usaha mikro perorangan melalui laman OSS.go.id, yang menjadi dasar legalitas usaha dan pintu masuk berbagai program pembinaan, pembiayaan, serta akses pasar.

Selain itu, difasilitasi pula Sertifikasi Halal melalui Program Sertifikasi Halal Gratis (Sehati), sebagai upaya meningkatkan kepercayaan konsumen dan daya saing produk lokal.

Bagi pelaku usaha pangan, Pesona Buaya memberikan pendampingan pengurusan Label Pengawasan UMK Pangan bagi pelaku di Sentra Wisata Kuliner (SWK) dan PKL serta PIRT bagi produk pangan olahan dengan daya simpan lebih dari tujuh hari.

Sementara itu, pelaku UKM produk segar seperti sayur dan hasil tanaman difasilitasi pengurusan PSAT-PDUK untuk menjamin mutu dan keamanan produk yang dipasarkan.

Tidak hanya sektor usaha, kegiatan ini juga menyasar kebutuhan masyarakat umum melalui sosialisasi dan pendampingan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) untuk rumah tinggal serta Izin Pemakaian Tanah (IPT), sehingga warga memperoleh kepastian hukum atas bangunan dan lahan yang dimanfaatkan.

Baca Juga :  Antisipasi Kerusuhan Suporter, Polres Pasuruan Siagakan Personel di Exit Tol Purwodadi

Sementara Kepala DPMPTSP, Lasidi mengatakan, sebagai bagian dari pengembangan keberlanjutan UMK, Pesona Buaya juga mengintegrasikan aspek digitalisasi dan penguatan bisnis. Pelaku usaha didampingi untuk bergabung dan memanfaatkan e-Peken Surabaya, marketplace resmi Kota Surabaya, serta difasilitasi penggunaan QRIS sebagai metode transaksi non-tunai.

“Jika diperlukan, dalam beberapa sesi, peserta memperoleh pelatihan pengembangan bisnis, mulai dari pengemasan produk, pemasaran digital, hingga pengelolaan usaha sederhana agar UMK tidak hanya legal, tetapi juga siap tumbuh dan naik kelas. Kebutuhan pelatihan disesuaikan dengan kebutuhan terbesar dan urgent bagi peserta,” ujarnya.

 

SOFI/SI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode