Menu

Empat Pekerja Tewas Akibat Tertimbun Longsor di Jatinangor Sumedang

Januari 3, 2026

Publikasiterkini.com° Sumedang – Empat orang pekerja meninggal dunia akibat kecelakaan kerja yang memicu longsor di Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Jumat (2/1). Seluruh korban ditemukan pada malam hari sekitar pukul 19.00 WIB.

Selain korban meninggal, dua orang dilaporkan selamat dan telah dievakuasi ke Rumah Sakit Universitas Padjadjaran (RS Unpad) untuk mendapatkan perawatan medis. Satu pekerja lainnya berhasil menyelamatkan diri dari timbunan material longsor.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Bandung, Muhammad Adip, mengatakan proses pencarian dan evakuasi berjalan lancar meski dilakukan secara manual tanpa alat berat.

“Korban terakhir ditemukan sekitar pukul 19.00 WIB dengan total korban meninggal dunia empat orang. Dipastikan tidak ada lagi korban yang tertimbun dan proses evakuasi telah selesai,” ujar Adip.

Menurutnya, penggunaan alat berat tidak memungkinkan karena kondisi medan yang berisiko membahayakan keselamatan tim penyelamat.

“Evakuasi dilakukan secara manual. Tidak ada alat berat yang diturunkan karena kondisi lokasi yang tidak memungkinkan,” jelasnya.

Data Korban

  • Korban selamat yakni Dian (41) dan Ahmid (71), warga Desa Cisempur, serta Dahlan (42) yang berada di lokasi kejadian. Satu pekerja lainnya berhasil lolos saat longsor terjadi.
  • Sementara korban meninggal dunia adalah Ivan dan Ujang, warga Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung; Ade Hilir, warga Desa Cileunyi Wetan, Kabupaten Bandung; serta Heri, warga Karasak, Kabupaten Sumedang.
Baca Juga :  ​Basmi Potensi Kriminalitas, Polsek Semampir dan Satpol PP Razia Titik Rawan Balap Liar

Basarnas menyebutkan hampir 200 personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD, dan relawan dikerahkan dalam operasi pencarian. Material longsoran diperkirakan setinggi tiga meter dengan area terdampak mencapai sekitar 10 meter.

Kepala BPBD Sumedang, Dedi Rahmat, mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi longsor susulan mengingat curah hujan yang masih tinggi.

“Curah hujan di kawasan Jatinangor masih tinggi. Kami mengimbau warga sekitar lokasi untuk meningkatkan kewaspadaan karena potensi longsor susulan tidak bisa diabaikan,” katanya.

BMKG Jawa Barat juga menyatakan intensitas hujan di wilayah Sumedang diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan. Pemerintah daerah pun telah menyiapkan langkah mitigasi darurat, termasuk relokasi sementara bagi warga yang tinggal di sekitar lokasi rawan longsor. (rs)

 

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode