Menu

Wali Kota Surabaya Tegur Sopir Wira-Wiri, Prioritaskan Keselamatan Penumpang

Januari 1, 2026

Publikasiterkini.com° Surabaya – Banyaknya aduan warga terkait cara pengemudi Wira Wiri yang ugal ugalan mendapat perhatian langsung dari Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. Ia akan memasang alat penilaian kepuasan masyarakat di armada Wira-Wiri dan Suroboyo Bus yang akan ditindaklanjuti dengan evaluasi, termasuk kemungkinan pergantian petugas.

“Saya mengingatkan para driver dan helper agar selalu berhati-hati di jalan, tidak ugal-ugalan, tidak saling menyalip kanan-kiri, dan mengutamakan keselamatan penumpang. Mereka membawa warga Surabaya, sehingga wajib berkendara dengan sopan, ramah, dan bertanggung jawab,” kata Eri saat memimpin apel bersama para driver dan helper Suroboyo Bus serta Feeder Wira-Wiri.

Eri juga akan melakukan pelaksanaan tes urine bagi seluruh driver dan helper, baik yang baru direkrut maupun yang sudah aktif. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh petugas dalam kondisi sehat jasmani dan rohani, sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman saat menggunakan transportasi publik.

“Seluruh driver dan helper diwajibkan menandatangani surat pernyataan. Jika terbukti melakukan pelanggaran, termasuk berkendara ugal-ugalan, maka akan langsung diberhentikan dari layanan Wira-Wiri maupun Suroboyo Bus,” terangnya.

Baca Juga :  Malam Minggu Aman: Aksi Sigap Tiga Pilar Kenjeran dan Bulak Lewat Patroli Asuhan Rembulan

Di samping itu, terkait sistem pembayaran, Wali Kota Eri menjelaskan bahwa layanan transportasi publik Surabaya pada prinsipnya menggunakan pembayaran non-tunai, seperti kartu e-toll, e-money, atau penukaran botol plastik. Ia meminta petugas berhati-hati dalam penerapan di lapangan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Apabila penumpang tidak memiliki alat pembayaran non-tunai, petugas diminta mencari solusi secara transparan, termasuk meminta bantuan penumpang lain.

“Jika terpaksa menerima pembayaran tunai, proses tersebut harus dilakukan secara terbuka dan direkam sebagai bukti untuk mencegah tuduhan pungli. Semuanya dilakukan untuk menghindari hoax dan fitnah,” pungkasnya. (BS)

 

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode