Menu

ITS Kembangkan Sistem Monitoring Melon dan Irigasi Surya di Desa Jabon, Jombang

Desember 20, 2025

Publikasiterkini.com° Surabaya – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pertanian berkelanjutan melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (Abmas) Tahun 2025. Program ini, yang didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, berhasil mengimplementasikan teknologi tepat guna untuk meningkatkan produktivitas budidaya melon di Desa Jabon, Kabupaten Jombang.

Program berjudul “Implementasi Sistem Monitoring Kualitas Buah Melon serta Irigasi Berbasis Panel Surya untuk Meningkatkan Produktivitas di Desa Jabon, Kabupaten Jombang” ini difokuskan pada pemberdayaan berbasis kemitraan masyarakat dengan mitra utama, Kelompok Tani Green House Melon Desa Jabon. Selama ini, petani di sana menghadapi kendala seperti kualitas buah melon yang belum konsisten dan biaya operasional irigasi yang tinggi karena ketergantungan pada listrik PLN.

Lucky Putri Rahayu, dosen Departemen Teknik Elektro Otomasi ITS yang menjabat sebagai Ketua Program, menjelaskan bahwa inovasi ini mengintegrasikan teknologi energi surya, Internet of Things (IoT), serta sensor tanah untuk budidaya melon presisi di greenhouse.

“Kami menggunakan mikrokontroler dan Raspberry Pi sebagai pusat kendali, terhubung dengan sensor tanah 7-in-1 yang mengukur Nitrogen (N), Fosfor (P), Kalium (K), pH tanah, konduktivitas listrik (EC), suhu, dan kelembapan. Sistem ini memungkinkan monitoring real-time, sehingga petani bisa mengambil keputusan pemupukan dan irigasi berbasis data untuk hasil yang lebih berkualitas dan berkelanjutan,” ujar Lucky.

Baca Juga :  Penanganan Humanis Insiden Alun-Alun, Humas Polres Lumajang Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan Anak

Pelaksanaan program dimulai dengan sosialisasi, diskusi, dan survei lokasi greenhouse, dilanjutkan perancangan, pengadaan peralatan, implementasi, serta uji coba sistem. Monitoring dan evaluasi dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) bersama mitra, disertai pelatihan penggunaan sistem monitoring tanah, pengoperasian, dan perawatan panel surya. Pendampingan berkelanjutan juga diberikan untuk memastikan teknologi tetap berjalan optimal.

Ridwan, Ketua Tani Green House Melon Desa Jabon, menyampaikan manfaat nyata dari program ini.

“Dengan sistem monitoring tanah dan irigasi berbasis panel surya, kualitas serta keseragaman buah melon meningkat signifikan. Biaya operasional listrik pun jauh lebih efisien karena tidak lagi bergantung penuh pada PLN. Ini langsung berdampak pada peningkatan pendapatan petani, dengan pengeluaran berkurang dan hasil panen lebih stabil,” katanya.

Selain aspek teknis dan ekonomi, program ini juga memberikan dampak sosial dengan melibatkan panti asuhan di Desa Jabon dalam kegiatan budidaya melon, serta mendukung efisiensi air dan pengurangan emisi melalui energi surya dan irigasi presisi.

Secara keseluruhan, kegiatan ini selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 1 (Tanpa Kemiskinan), SDG 2 (Tanpa Kelaparan), SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), serta SDG 12 (Konsumsi dan Produksi Bertanggung Jawab). Program juga mendukung Asta Cita poin 2 dan 4 serta Rencana Induk Riset Nasional (RIRN) di bidang ketahanan pangan dan smart farming.

Baca Juga :  Kapolres Lumajang dan Kasat Lantas Bersinergi Jaga Kelancaran Lalu Lintas di Simpang Suwandak

Tim program diketuai Lucky Putri Rahayu, dengan anggota Joko Priambodo (Departemen Teknik Elektro Otomasi) dan Lienggar Rahadiantino (Studi Pembangunan), serta melibatkan mahasiswa ITS. Kegiatan penerapan dan evaluasi teknologi digelar pada 5 Desember 2025, sebagai bentuk kontribusi nyata ITS dalam memajukan pertanian melon modern, efisien, dan berkelanjutan di tingkat desa.

Program ini menjadi contoh sukses bagaimana kolaborasi perguruan tinggi dengan masyarakat dapat menghasilkan solusi inovatif untuk tantangan pertanian di Indonesia.

 

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode