Menu

Wanita di Lamongan Tewas Tersengat Jebakan Tikus Listrik di Sawah

Desember 3, 2025

Publikasiterkini.com ° Lamongan – Praktik pemasangan jebakan tikus beraliran listrik di lahan pertanian kembali memakan korban jiwa di Kabupaten Lamongan. Seorang perempuan bernama Suratmi (43), warga Dusun Kediren, Desa Kediren, Kecamatan Kalitengah, ditemukan tewas tersengat listrik di pinggir sawah pada Selasa (2/12/2025) sekitar pukul 05.00 WIB.

Korban pertama kali ditemukan oleh Reni (28), warga setempat yang hendak memanen labu di sawah. Ia melihat sesosok tubuh tergeletak di tepi sawah milik Mat Jai. Reni langsung melaporkan penemuan tersebut kepada Kepala Dusun. Setibanya di lokasi bersama warga lain, korban dipastikan adalah Suratmi dan sudah dalam kondisi meninggal dunia akibat tersengat jebakan tikus listrik.

Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, menyatakan bahwa tim Polsek Kalitengah, Koramil, dan Puskesmas segera menuju TKP setelah menerima laporan dari Kepala Desa.

“Hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya luka bakar pada kaki kiri, badan, dan tangan kiri korban. Luka tersebut diduga kuat akibat tersengat aliran listrik dari kawat jebakan tikus yang dipasang di tepi pematang sawah,” ujar Ipda Hamzaid.

Saat ditemukan, posisi korban terlentang dengan kaki kiri dan tangan kiri masih menempel pada kawat setrum. Korban mengenakan kaos lengan pendek warna cokelat dan celana pendek merah.

Baca Juga :  Operasi Patuh Semeru 2026 Berlangsung 14 Hari, Polres Pasuruan Pastikan Penindakan Tegas dan Humanis

Menurut keterangan keluarga, Suratmi memiliki riwayat gangguan jiwa yang dibuktikan dengan surat keterangan dari Puskesmas setempat. Pada pagi kejadian, korban keluar rumah tanpa sepengetahuan keluarga.

Meski tewas akibat sengatan listrik dari jebakan tikus, pihak keluarga menyatakan menerima musibah ini dengan ikhlas. Keluarga membuat surat pernyataan menolak autopsi dan memakamkan jenazah tanpa proses hukum lebih lanjut.

Kejadian ini menambah daftar panjang korban jiwa akibat jebakan tikus listrik di wilayah Lamongan dan sekitarnya, yang meski efektif mengusir hama namun kerap membahayakan nyawa manusia.

 

(Red/km)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode